Organisasi

Balai Sertifikasi Elektronik

Tugas & Fungsi

Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) merupakan unit pelaksana teknis di Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang mempunyai tugas melaksanakan pemberian layanan penerbitan dan pengelolaan sertifikat elektronik. Dasar pembentukan BSrE terdapat pada Peraturan Kepala Lembaga Sandi Negara Nomor 15 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Sertifikasi Elektronik. Dalam melaksanakan tugas tersebut, BSrE menyelenggarakan fungsi sebagai berikut:
  1. Penyusunan rencana dan program sertifikasi elektronik;
  2. Pelaksanaan layanan penerbitan dan pengelolaan sertifikat elektronik;
  3. Pelaksanaan layanan pengelolaan sistem sertifikat elektronik;
  4. Pelaksanaan pemeliharaan setiap perangkat lunak dan perangkat keras untuk kebutuhan penyelenggaraan sertifikasi elektronik;
  5. Pelaksanaan audit kesesuaian dan keamanan sertifikasi elektronik;
  6. Penetapan hasil audit kesesuaian dan keamanan sertifikat elektronik;
  7. Penetapan penerbitan, pembaruan dan pencabutan sertifikat elektronik;
  8. Perancangan, pembuatan dan pemeliharaan sistem berbasis sertifikat elektronik dalam rangka pemenuhan teknis teknis teknologi sertifikasi elektronik yang digunakan oleh instansi;
  9. Pelaksanaan urusan tata usaha dan kerumahtanggaan;
  10. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan; &
  11. Pelaksanaan tugas lain yang ditetapkan oleh Kepala Lembaga Sandi Negara, sesuai dengan bidang tugasnya.
  1. Menjamin keutuhan dalam transaksi e-Government berarti Balai Sertifikasi Elektronik berkewajiban dalam menjamin kesempurnaan muatan dan bentuk informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik dan sistem elektronik tersertifikasi sesuai dengan keadaan semula (tidak mengalami perubahan) pada transaksi elektronik;
  2. Menjamin keaslian dalam transaksi e-Government berarti Balai Sertifikasi Elektronik bertanggung jawab dalam menjamin informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik dan sistem elektronik tersertifikasi adalah benar bersumber dari pemilik dan/atau pembuat informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik dan sistem elektronik yang sesungguhnya pada transaksi elektronik;
  3. Menjamin anti penyangkalan dalam transaksi e-Government berarti Balai Sertifikasi Elektronik bertanggung jawab terhadap kepastian bahwa seseorang dalam proses transaksi elektronik tidak dapat menyangkal atau mengelak bahwa telah mengirim informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang tersertifikasi.
Balai Sertifikasi Elektronik

Visi

“Menjamin keutuhan, keaslian, dan anti penyangkalan dalam transaksi e-Government”

Balai Sertifikasi Elektronik

Misi

  1. Memberikan layanan sertifikasi elektronik secara professional;
  2. Mengelola sistem sertifikasi elektronik secara menyeluruh, efektif dan efisien;
  3. Menyusun regulasi penyelenggaraan sertifikasi elektronik;
  4. Melaksanakan kegiatan audit sertifikasi elektronik secara berkala;
  5. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia berbasis kompetensi;
  6. Meningkatkan kerjasama yang produktif dan berkelanjutan.

Our Team

Rinaldy, S.Sos., M.T.I.

Kepala Balai Sertifikasi Elektronik

Imam Resti Muhtahar, S.ST

Kepala Subbagian Tata Usaha

Sandhi Prasetiawan, S.ST., M.AP

Kepala Seksi Pelayanan

Jonathan Gerhard T., S.ST

Kepala Seksi Pengelolaan Sistem dan
Plt. Kepala Seksi Pemenuhan Teknis