SPBE
SPBE Praktis: Tanda Tangan Elektronik Mengubah Cara Bekerja Pemerintah
TTE memudahkan proses administrasi di SPBE, dari persetujuan dokumen hingga layanan publik. Pemerintah bekerja lebih praktis, cepat, dan modern tanpa hambatan fisik.
Manfaat
Manfaat Tanda Tangan Elektronik (TTE) dalam Mendukung Suksesnya SPBE
- Efisiensi Layanan Pemerintahan Digital
Dokumen bisa ditandatangani secara online, sehingga layanan SPBE lebih cepat, dan hemat biaya. - Kepastian Hukum dalam Transaksi Elektronik
TTE tersertifikasi memiliki kekuatan hukum yang sah sesuai UU ITE. - Mendukung Transparansi dan Akuntabilitas
Setiap tanda tangan terekam secara digital, mudah ditelusuri serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. - Keamanan dan Keaslian
TTE menjamin dokumen dalam SPBE tidak dapat diubah atau dipalsukan setelah ditandatangani.
Solusi yang Diberikan
Optimalisasi SPBE melalui Tanda Tangan Elektronik (TTE)
Integrasi Layanan TTE dengan Aplikasi SPBE
BSrE menyediakan API dan sistem integrasi agar TTE bisa langsung digunakan pada berbagai aplikasi.
Jaminan Keamanan Dokumen Digital
BSrE memastikan dokumen tetap utuh, asli, dan tidak bisa dimanipulasi.
Efisiensi Biaya dan Layanan Berkelanjutan
Layanan TTE dari BSrE dapat dimanfaatkan secara gratis oleh instansi pemerintah.
Daftar Instansi Pengguna Sesuai Sektor
Dukungan TTE BSrE untuk Transformasi Digital di Berbagai Instansi
Badan Kepegawaian Negara (BKN)
BKN menerapkan TTE BSrE pada dokumen kepegawaian dengan aplikasi SSCN BKN (Seleksi CPNS).
Proses penerbitan SK lebih cepat dan aman, ASN cukup mengunduh dokumen elektronik yang sah secara hukum. BKN menyampaikan bahwa efisiensi dicapai karena tidak lagi diperlukan pencetakan ribuan surat keputusan, serta proses distribusinya dapat dilakukan secara daring.
Kementerian Keuangan
Pemanfaatan TTE BSrE pada Dokumen Keuangan Negara di Aplikasi SAKTI.
Pencairan anggaran lebih cepat karena tidak perlu menunggu tanda tangan basah pejabat. Kemenkeu menyampaikan efisiensi waktu & pengurangan biaya operasional cetak dokumen.
Universitas Negeri Surabaya / UNESA
Penerapan TTE pada ijazah dan dokumen akademik pada aplikasi SIDINA (Sistem Informasi Digital Signature).
Dengan TTE BSrE, lulusan memperoleh ijazah dan transkrip digital yang sah secara hukum, mudah diverifikasi, serta terjamin keaslian dan keamanannya sehingga tidak dapat dipalsukan atau diubah.
Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kalsel)
Pemda menggunakan TTE BSrE pada aplikasi SiKON (Sistem Informasi Kepegawaian Online).
Dengan integrasi TTE BSrE pada aplikasi SiKON, proses penerbitan dokumen kepegawaian di lingkungan Pemda menjadi lebih cepat, aman, dan sah secara hukum. Pejabat dapat menandatangani dokumen secara elektronik kapan pun dan di mana pun, tanpa bergantung pada tanda tangan basah.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur
Pemprov Jatim mengimplementasikan TTE BSrE untuk surat menyurat resmi pemerintah pada aplikasi E-Katalog V.6.
Gubernur/Wakil Gubernur bisa menandatangani SK meskipun sedang dinas luar kota. Mempercepat layanan publik karena dokumen tidak tertunda.
Daftar Aplikasi Umum SPBE

SAKTI
Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

SICANTIK
Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.

SRIKANDI
Arsip Nasional Republik Indonesia.

INAPROC
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

SIASN
Badan Kepegawaian Negara.













